This entry was posted on Thursday, June 26th, 2008 at 3:52 am and is filed under Apa Aja Deh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Widari
Where pink butterfly telling a story
Tertunduk sedih Perempuanku. Hanya terdiam renungkan semuanya. Lama jiwanya tenggelam dalam diam. Masih bingung harus bagaimana dalam dunia yang begitu diskriminatif ini, meskipun telah banyak sabar yang ia semai.
Perempuanku berjalan di jejak kelabu, meskipun tertatih ia tetap menenun asa. Desir angin membelai tubuh perempuanku. membisikkan nada-nada mempesona, agar dirinya kembali merajut asa dan cinta dalam meski dalam alunan kepiluan.
My room. Big Thanks for. dr.Okanegara and specialy for my dear
10 Responses to “Perempuan”ku” Part # 3”












June 27th, 2008 at 2:28 am
itulah wanita… karena wanita harus di mengerti…
June 30th, 2008 at 1:37 am
mungkin bukan kita yg memanen benih yg sudah kita semai itu, perempuan tegar..
mungkin anak. mungkin cucu. atau mungkin cicit kita yang menikmatinya.
June 30th, 2008 at 6:55 am
setuju banget ama mas anton…
July 1st, 2008 at 8:52 pm
perempuanku hanya seorang sosok yang hanya menjalankan sisa karmanya untuk membentuk suatu bekal karakter yang nantinya akan menjadikan dia akan menjadi seseorang yang akan lebih baik dari seorang perempuan yang terdahulu.
semoga perempuanku tetap menjadi dia adanya.
July 1st, 2008 at 10:26 pm
@ick : huahaua..kayak lagunya ari laso
@Anton & ekads : Amin…!
@Yanuar : “permpuanku akan tetap menjadi dirinya sendiri dan menjadi apa adanya” bukan ada apanya….:P
July 3rd, 2008 at 3:29 am
Komentar apa yach… met kenal aja deh Perempuan Ku
July 4th, 2008 at 8:05 pm
Kita tidak harus terus bersimpati pada hidup, melainkan menantangnya sampai semua ombak luluh, sampai matahari letih, dan samar bulan menjadi redup. Biarkan kesedihan menjadi kawan! Hidup ini penuh rahasia, menyingkapnya pelan-pelan adalah misteri yang menyenangkan. Aku meyakini kekuatan seorang perempuan : apapun itu!
July 8th, 2008 at 12:47 am
puisi yang sedih, tapi bagus…
July 8th, 2008 at 11:11 am
no coment deh
July 11th, 2008 at 11:02 pm
hiks..hiks…
jadi nangis nech…