Widari
Archive for June, 2008
06 26th, 2008
Tertunduk sedih Perempuanku. Hanya terdiam renungkan semuanya. Lama jiwanya tenggelam dalam diam. Masih bingung harus bagaimana dalam dunia yang begitu diskriminatif ini, meskipun telah banyak sabar yang ia semai.
Perempuanku berjalan di jejak kelabu, meskipun tertatih ia tetap menenun asa. Desir angin membelai tubuh perempuanku. membisikkan nada-nada mempesona, agar dirinya kembali merajut asa dan cinta dalam meski dalam alunan kepiluan.
My room. Big Thanks for. dr.Okanegara and specialy for my dear
06 19th, 2008
06 12th, 2008
Nyambung postingan aku ‘Ini bukan pooling, Just need your comment”. Setelah melihat, menimbang dan memutuskan..
, akhirnya jadi juga postingan satu ini Cinta “satu paket”. HIV bukan akhir dari segalanya, dunia tak musti kiamat dong meskipun menjadi orang yang hidup dengan HIV. Read the rest of this entry »












