This entry was posted on Monday, April 14th, 2008 at 6:36 am and is filed under Apa Aja Deh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Widari
Where pink butterfly telling a story
Aku masih disini, di dekat jendela kamarku. hembusan angin menerpa, gorden warna merah mudaku. digenggaman tanganku sebuah kertas putih dan pena. aku mencoba mengeluarkan isi hati dan kepalaku.
aku mencoba menulisakan sesuatu. tapi..tanganku seolah menolak untuk mengerjakannya. aku lemas…
aku terusik dengan kata-kata beberapa kawan dan bapakku sendiri.., mereka meminta untuk aku memulai terapi Antiretroviral (ARV), sesegera mungkin.
tapi…aku belum siap !! bukan karena aku tak mau….!!!
aku belum siap menerima kenyataan kalau aku harus meminum obat itu seumur hidupku.
aku juga belum siap menerima efek samping yang bertubi-tubi setelah aku meminum obat penekan virus itu.
meskipun suatu saat..aku harus tetap memulainya…
tapi tidak sekarang…
aku belum siap….!!
there`s no happy ending for me…
only ARV, Virus and infus…
6 Responses to “there`s no happy ending”












April 14th, 2008 at 7:50 am
theres always be an alternate ending for all of this story
imagine one day
there will be a cure for AIDS
imagine one day we can have a time machine technology were people could travel through time and change history
imagine one day ………and that day is not too long
April 14th, 2008 at 8:41 am
nggak ada salahnya mencoba, kan? untuk sesuatu yang lebih baik, good luck:-)
April 14th, 2008 at 9:13 am
Aku asik2 aja tuh, yg penting tuh enjoy aja ama hidup kmu… Jadi, kmu hanya fokusin ama yg kmu inginin aja, lha klo kmu pikirin yg kmu gak suka malah bener2 terjadi deh. Hanya…, kayaknya, wah gawat…, aku hampir tiap hari ke blogmu, ada apa nih???
April 18th, 2008 at 4:47 pm
aduh siapa lelaki elangmu non? huhahuahaa….. soal ARV: aku pasti kaya kamu juga. males ketergntungan obat. BUt, aku jug aperlu belajar bagaimana temen2 lain mengelola agar enjoy dengan ARV-nya.
April 22nd, 2008 at 9:13 am
bagaimanapun juga memulai sesuatu adalah sebuah langkah yang sulit, tidak mudah…………………tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. banyak pertimbangan yang harus diambil khan widari? tapi dirimu yang mengetahui apa yang kamu rasakan dan pada akhirnya dirimu sendiri yang akan menentukan langkah apa yang akan kamu ambil.
banyak penelitian mengatakan bahwa semakin awal memulai terapi ARV membawa kemungkinan keberhasilan terapi yang lebih tinggi, tetapi masalahnya adalah kamu masih tinggal di Indonesia dimana kadang stok ARV masih sering tersendat (CMIIW
) dan pula harga ARV di pasaran bebas (kalaupun kamu ingin mandiri dan beli sendiri ARV) masih sangat tinggi
aku mendukung pilihan apapun yang kamu ambil widari
tetap tersenyum dan tebarkan cahaya peri mu (widari artinya bidadari khan?)
October 18th, 2008 at 10:54 am
how much the drugs gonna cost you, if you have to take it?