This entry was posted on Thursday, April 10th, 2008 at 6:09 am and is filed under Apa Aja Deh. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Widari
Where pink butterfly telling a story
kepala tertunduk, rambut lurus tergerai menutupi wajah, berjalan pelan menghitung langkah.
perempuan itu penuh cerita, tak pernah surut senyum, penuh semangat diantara pekat, kelam kehidupnya.
Sorot mata yang tajam, menatap langkah kedepan. Seolah tak pernah gentar.
Senyum indah di bibirnya tak henti mengembang, meskipun ia harus terjaga di saat pagi yang beku menyapa tubuh mungilnya.
Tak ada kata menyerah, dan menyesal.

3 Responses to “Perempuan”ku””












April 10th, 2008 at 7:53 am
dan senyum itu yang kembali membuatku terlelap dalam lamunan
untuk memutar kembali waktu dan merajut kembali jalan yang pernah aku lalui
senyum itu membuatku larut dalam impian impian indah dan harapan
senyum itu mendampingi kesedihanku
kesendirian
lara dan duka
dan tak ada kata kata yang pantas untuk menggantikan dirimu
perempuanku
April 10th, 2008 at 12:51 pm
Salam!
April 11th, 2008 at 3:55 am
@ Kagenndra : wah…kayaknya lebih bagus commentnya sama postingan aku…:-)
boleh dong, sekali-kali dibikinin sajak indah buat aku…:-)
@ Soliter : salam kenal Bli’.., nama yang bagus “Soliter”…soalnya aku juga suka main soliter…
ya..selamat bertempur menggapai mimpi..!!! Merdeka !!!