Widari

Where pink butterfly telling a story
No Gravatar

kepala tertunduk, rambut lurus tergerai menutupi wajah, berjalan pelan menghitung langkah.
perempuan itu penuh cerita, tak pernah surut senyum, penuh semangat diantara pekat, kelam kehidupnya.

Sorot mata yang tajam, menatap langkah kedepan. Seolah tak pernah gentar.

Senyum indah di bibirnya tak henti mengembang, meskipun ia harus terjaga di saat pagi yang beku menyapa tubuh mungilnya.

Tak ada kata menyerah, dan menyesal.

3 Responses to “Perempuan”ku””
  1. kagendraNo Gravatar Says:

    dan senyum itu yang kembali membuatku terlelap dalam lamunan
    untuk memutar kembali waktu dan merajut kembali jalan yang pernah aku lalui
    senyum itu membuatku larut dalam impian impian indah dan harapan
    senyum itu mendampingi kesedihanku
    kesendirian
    lara dan duka
    dan tak ada kata kata yang pantas untuk menggantikan dirimu
    perempuanku

  2. ŝoliterNo Gravatar Says:

    “Biar kau tahu, Kal, orang seperti kita tak punya apa-apa kecuali semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habis-an demi mimpi-mimpi itu!!”

    ~Arai pada Ikal

    Salam!

  3. widariNo Gravatar Says:

    @ Kagenndra : wah…kayaknya lebih bagus commentnya sama postingan aku…:-)
    boleh dong, sekali-kali dibikinin sajak indah buat aku…:-)

    @ Soliter : salam kenal Bli’.., nama yang bagus “Soliter”…soalnya aku juga suka main soliter…
    ya..selamat bertempur menggapai mimpi..!!! Merdeka !!!

Leave a Reply


Bali Blogger Community Blog Kisara Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Pages

Widari Photostream

Tompi...eh Topi...

Idunggg...

Jadul

That`s Big

I Need Sendok

????

Ayo tebak..?? yang hamil yang mana..

Big Family

@ rumah kaca

More Photos