Widari
Archive for March, 2008
03 16th, 2008

Kalut kemelut tak habis-habis
Ketika aku merasa kesepian dan sendiri
Semua terlihat abu-abu
Seperti hari tanpa matahari
sebentuk cinta atau rindu yang
hilang alamat di jejak kenangan
waktu memang berhasil merenggut tentangmu
merenggut semua tentangmu
ketika daun berubah berwarna coklat
dan siap untuk gugur..
kau masih terbaring, dikamar bertilamkan tanah
hanya auramu yang tersemat didadaku
bersama sajak indah masa lalu
ku jejakkan langkah kaki kecilku
menerobos ruang menggapai matahari
meskipun sunyi selalu ketemukan
Denpasar, 16-03-08` My room…,
for my husband
You always in my heart and my soul, even you are not here with me
03 16th, 2008
Aku masih berdiri di garis yang sama
Menanti isyarat cinta dari matamu
Ingin aku membuka pintu hatimu
Melongok isinya
Merek-reka ada apa didalamnya
Aku ingin menguak hatimu
Membuka tabir tersembunyi
Dibalik senyum manismu
Adakah sebait kata tentangku????
My room,16-03-2008
03 14th, 2008
![]()
sad
i feell lonely again
my litlle wings was broken
my tear rolls slowly down my cheek
Love of my live, its just like a sand
When a strong gust of wind sifts it through my hand
i lose yet again..
Now I walk alone in this dark, dark world,
With no light to guide my way.
denpasar, 14 Maret 2008..my room..
03 13th, 2008

air mata
menitik
membasahi
diri
mengurai
letih
sepi
sendiri
hampa
kosong
03 13th, 2008
hmmm..nggak habis pikir.., ditengah-tengah suasana hatiku yang dipenuhi dengan nuansa lope-lope…dan romantis abiss…
kemarin aku harus melihat muka seseorang seharian dengan tampang BT…hmmm..menyebalkan memang…tanpa berbicara sepatah katapun padaku…dan dia nggak berani buat memnadang kedua bola mataku yang kebanyakan orang bilang mataku indah….
meskipun demikian aku tetap bersikap biasa padanya, meskipun aku merasakan sesuatu yang aneh terjadi padanya..
nggak tahu apa aku berbuat salah sama dia, apa aku sudah menyakiti hatinya…
hmmm..pokonya nggak ngerti deh…,
yang paling menyebalkan adalah, dia itu tak lain dan tak bukan teman kerjaku sendiri…
aku mulai membuang jauh-jauh semua asumsiku tentang dia…
pulang kerumah…aku kembali menemui tampang muka orang yang sama… BT..
sampai-sampai aku heran…salahku apa ya…kenapa ada dua orang yang memasang tampang nggak jelas kepadaku…????
huh….jadi ikut BT…
03 13th, 2008
“sekarang ini aku merasa hampa, tak ada lagi cinta dalam kamus hidupku untuk sekarang ini, tak mudah untukku untuk mulai mencintai seseorang, karena selama aku mencintai seseorang aku tak akan mencintainya hanya sekulit ari, pasti aku akan mencintai dengan tulus dan sungguh-sungguh, mencintainya dengan sangat dalam, ini yang membuatku takut untuk mencintai seseorang disituasi seperti sekarang ini” Read the rest of this entry »
03 12th, 2008

bagiku tak mudah untuk memulai sesuatu…tapi percayakah, mengakhiri sesuatu lebih sulit dari yang kau bayangkan..,
ketika daya tarikmu mulai masuk ke setiap inci bagian tubuhku, ketika bulir-bulir kekagumanku padamu menyusup kedalam setiap pori-poriku..
jangankan untuk melupakannya, membayangkan saja cukup sakit bagiku…
sulit memang menghapus bayangamu dari hidupku.., saat semua tentangmu masuk dan menjejal setiap inci kehidupanku…
sulit!!!
sakit!!!
Aku tidak bisa memilih untuk mengakhiri
tidak sekarang,tidak nanti!!!
denpasar,12 Maret 2008.
03 11th, 2008
‘I could love you, if I met you early’ suara lembut lelakiku. Kata-kata itu membuatku terdiam…dan hati kecilku berbisik “I already love you”…hanya hati kecilku yang berbicara, karena sepertinya mulut kecilku tak sanggup untuk melontarkan kata-kata itu pada lelakiku.
yah…andai saja kita bisa memutar waktu…,kita mungkin akan bertemu dulu, bukan disaat sekarang..
Aku kembali ingat dengan komitmen awalku dengan lelakiku..,kita tak akan mendeklarasikan hubungan kita berdua dengan sebuah status “Pacaran”. Apalah arti sebuah status, selama aku merasa nyaman didekatnya dan aku tidak menyakiti hati orang lain..gumanku dalam hati..
“aku berkomitmen untuk tidak mencintai seseorang dan menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, karena aku masih merasa sakit dengan hubunganku yang lalu”
“I have said nothing because there is nothing I can say that would describe how I feel as perfectly as you deserve it.” ya..aku tak akan perna lupa dengan kata-kata yang muncul dari mulut lelakiku.
aku tahu,
kau masih mencintai belahan jiwamu
meskipun kau hanya diam
namun aku tetap bersyukur
kau masih memiliki sebuah rasa
meskipun kau tak pernah mengungkapkannya kepadaku
tapi aku tahu itu
aku akan tetap menjadi kupu-kupu merah mudamu
meski tak ada lagi warnaku seindah dulu
karena aku bangga
bisa menjadi bagian dalam cerita hidupmu

denpasar, 10 Maret 2008. untuk lelakiku elang
03 10th, 2008
Aku kupu-kupu merahmuda
Yang akan mencoba terbang
Mengitari belukar-belukar
Dan rumput ilalang dipadang gersang
aku akan terus terbang
menyejukkan mata setiap orang
dengan keindahan warna sayapku
walau sayapku tak mampu lagi mengepak
aku tak akan pernah berhenti
mengepakkan kedua sayapku
sampai aku menemukan kembali
cahaya kebahagiaan yang tiada akhir
03 6th, 2008
“mau ngopi bareng nggak..??” sebuah pesan di yahoo messenger dari seseorang yang belum lama aku kenal di sebuah workshop. Dan dengan cekatan aku memencet huruf-huruf pada keyboard komputer..”mmm boleh juga, kapan dan dimana…???”
beberapa detik kemudian aku kembali menerima pesan dari dia..”aku punya kopi enak, kamu boleh main kerumahku, tinggal nentuin waktunya aja..”
“ok.besok sore pulang kerja aku akan mampir kerumahmu.” dan akupun mengakhiri percakapan via yahoo messenger itu, karena kau harus buru-buru menyelesaikan pekerjaanku.
keesokan harinya hujan yang sedari pagi mengguyur Denpasar, berhenti tat kala waktu menunjukkan pukul lima sore. mungkin sang hujan nggak mau aku basah kuyup untuk bertandang kerumah teman baruku.
beberapa menit mengendarai motor butuku, akupun tiba dialamat yang aku tuju. rumah nomor delapan berlantai tiga dengan pintu gerbang berwarna hijau. saat aku masuk, akupun disambut oleh puluhan anak tangga yang harus aku naiki, karena memang kamar temanku tepat berada dilantai tiga rumah itu.
akupun bertemu dengan teman priaku itu. pria berkulit putih, tingginya kurang lebih sepadan denganku dan berkacamata itu menyambutku dengan hangat. aku melihat sebuah tempat tidur, lemari pakaian, sebuah meja plastik berwarna merah, satu buah laptop dan speaker aktif mengisi kamar yang berukuran tak terlalu besar itu.
“tunggu sebentar ya, aku buatin kopi dulu, aku yakin kamu pasti suka..”. dengan sabar aku menunggunya menyuguhkan secangkir kopi untukku.
akhirnya kopi yang aku tunggu-tunggu sudah berada dihadapanku. aroma kopi yang begitu menggodaku, membuatku ingin segera merasakannya dengan mulut dan lidahku.
kopinya memang enak, belum pernah aku merasakan kopi seenak bikinan teman priaku itu. “gimana, enak nggak??, kopi ini aku dapat dari temenku yang ada di aceh”ujar temanku. “ya..,enak” aku menjawab sekenanya.
sembari menikmati secangkir kopi panas kami berdua berdiskusi. mulai diskusi tentang Gender, pekerjaan, pribadi dan masih banyak lagi…
selama aku berdiskusi dengan teman priaku, ada sesuatu yang lain yang aku lihat dari matanya…
karena memang selama aku berdiskusi, aku diam-diam memperhatikan matanya. meskipun ia memakai kacamata, tapi aku bisa melihat dengan jelas kedua bola matanya yang bisa membuatku tertarik untuk lebih mengenal dirinya..
dalam hati kecilku aku berkata” gila, lama-lama ngobrol sama dia, aku bisa jatuh cinta…!!”
akupun membuang jauh-jauh pikiranku itu…, sambil meneruskan diskusi panjang di hari jumat 22 febuari 2008.











